Minyak Lintah Bagus Atau Tidak

Semakin popukernya minyak lntah di kalangan masyarakat belakangan ini menimbulkan persaingan bisnis dengan munculnya produk serupa. namun perlu di garis bawahi kualitas suatu produk adalah daya jual utama semua produk yang beredar di pasaran. Kali ini kami akan menjelaskan minyak lintah bagus atau tidak yang kiniberedar di pasaran secara bebas. Pada dasarnya peracikan minyak lintah dilakukan tidak jauh berbeda satu dengan yang lain. Pembuatan biasanya dilakukan dengan cara mengekstrak protein yang terkandung di jasad lintah. Setelah cairan terurai ditambahkan minyak nabati khusus untuk pengobatan. Minyak lintah yang baik bila dilhat dari mata telanjang berwarna kecoklatan dan bening. Tidak terkandung partikel melayan di dalam cairan. Yang paling penting adalah produk tersebit memiliki izin edar dari instansi terkait atau tidak. Kepemilkan izin edar resmi sangat penting karena peran pemerintah melindungi warganya dari pihak yang kurang bertanggung jawab.


Pada negara malaysia dan brunei juga di kenal minyak dengan kualitas serupa namun berbahan dasar spesies ikan. Di Indonesia sendiri penggunaan lintah sebagai bahan ramuan telah dikenal sejak zaman dahulu. Selain menggunakan lintah sebagai bahan ramuan pengobatan juga dikenal sebagai medi pengobatan lengsung. Pada jenis lintah tertentu yag tidak memiliki bisa atau racun ditubuhnya bisa digunakan sebagai media perawatan. Lintah ditempelkan pada permukaankulit pasien dan dibiarkan menghisap darah orang yang dihinggapi. Darah yang dihisap biasanya adalah darah kotor dan di maksudkan untuk membersihkan zat yang terkandung pada darah dan merugikan tubuh.

Agar tidak tertipu dengan banyaknya minyak lintah yang beredar di pasaran terdapat beberapa ciri minyak lintah asli guna membedakan mana produk berkualitas baik dan rendah. Yang pertama kali diperhtikan dalam memilih suatu produk teruama makanan atau produ ksehatan adalah izin beredar dari instansi terkait yang berhak menerbitkan larangan dan izin. Hal ini bisa menadi patikan utama. Kedua adalah penampilan dari kemasan apakah memenuhi standar dan memperhatikan sisi estetika. Lalu keaslian barang dari produk tersebut.